SUMUT | NAWAWINEWS.Com
Tapian Dolok, Simalungun — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, pada Minggu (30/3/2025) sore menyebabkan luapan air yang mengakibatkan kemacetan dan insiden hanyutnya sebuah sepeda motor.
Polsek Serbalawan bergerak cepat dalam membantu warga dan melakukan pencarian kendaraan yang terseret arus.
Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, menjelaskan bahwa peristiwa ini terjadi sekitar pukul 17.00 WIB di Jalan Pematang Siantar-Tebing Tinggi KM 19, tepatnya di jalan perkebunan PT. Bridgestone, Nagori Batu Silangit. Luapan air yang cukup deras menutupi badan jalan dan membuat lalu lintas dari dua arah terhambat.
Menanggapi kejadian tersebut, segera turun ke lokasi untuk mengatur lalu lintas dan melaporkan situasi kepada Kapolsek Serbalawan, IPTU Gunawan Sembiring, S.H.
Setibanya di lokasi, Kapolsek mendapati adanya kerumunan warga di sekitar aliran sungai yang meluap dan mendapat informasi bahwa sebuah sepeda motor hanyut terbawa arus setelah pengendaranya gagal menerobos banjir.
“Mengingat kondisi air masih deras, Kapolsek Serbalawan menginstruksikan agar pencarian sepeda motor dilakukan setelah arus mulai surut,” ujar AKP Verry Purba dalam keterangannya pada Selasa (31/3/2025) sore.
Sekitar pukul 20.45 WIB, Kapolsek Serbalawan bersama Aiptu Irwansyah, Bripda Faransyah Sihombing, serta sejumlah pemuda setempat melakukan pencarian di sepanjang pinggiran sungai. Dengan berenang menyusuri arus, tim akhirnya menemukan sepeda motor tersebut sekitar 300 meter dari lokasi awal hanyut.
Sepeda motor yang terseret arus adalah Honda Vario warna putih tahun 2015 dengan nomor polisi BK 2419 AFU, yang terdaftar atas nama Erwandi.
Kendaraan itu milik Dedy Hartono (49), warga Jalan Teratai No. 32 LK V Sarirejo, Medan Polonia. Saat kejadian,
Dedy dan istrinya sedang dalam perjalanan mudik ke Marihat Hulu, Simalungun. Namun, saat melewati lokasi banjir, kendaraannya miring ke kiri, terjatuh, dan terseret arus sungai.
Setelah berhasil ditemukan, sepeda motor tersebut segera dievakuasi dan dibawa ke bengkel di Pematang Siantar untuk diperbaiki. Sementara itu, Dedy Hartono dan istrinya diantar ke Nagori Marihat Hulu untuk melanjutkan perjalanan mudiknya.
Kapolsek Serbalawan, Iptu Gunawan Sembiring, S.H.,menyatakan bahwa tindakan cepat yang dilakukan pihak kepolisian merupakan bentuk tanggung jawab dan pelayanan prima kepada masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, terutama dalam situasi darurat seperti ini,” ujarnya.
Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba,turut mengapresiasi kerja sama antara kepolisian dan masyarakat dalam menangani situasi ini.
“Keberhasilan ini merupakan wujud sinergi yang baik antara aparat dan warga. Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem dan mematuhi arahan petugas demi keselamatan bersama,” tambahnya.
Dengan kondisi cuaca yang tidak menentu, warga diharapkan untuk lebih berhati-hati saat melintas di daerah rawan banjir dan selalu mengikuti instruksi dari pihak berwenang untuk menghindari insiden serupa di masa mendatang.
(Red)